Akhirnyaaaa kamis pagi dirikuw telpon untuk mendaftar. Dimana kemaren adalah jadwal kontrol gw ( ketika 36w1d ) untuk liat ciii dede dan niatnya juga sekalian mo cek retina ke Dokter mata. Waktu kontrol terakhir sama Dr. Oni siy, beliau teteup optimis kalo gw bisa lahiran normal. Tapiii kalo emang gw mo cek retina, yaaahh gpp. Gitu katanya...
Yauda kemaren, bismillah deh gw ke Dokter mata duluan karena dapet no. 1. Hihihi. Ditanya2 ada keluhan apa, gw bilang ajah mo cek mata + retina untuk melahirkan. Dan gw disuruh duduk dikursi sambil di pasang lensa untuk kacamatanya, disuruh baca jarak jauh, menebak2 angka & huruf2. Hihihi...Lalu didapatlah kesimpulan kalo minus gw sukses nambah. Huhuhu mata kanan minus 4,5 dan mata kiri minus 6,5 dari sebelumnya mata kanan minus 3,5 dan mata kiri minus 5,5. Naek 1 tingkat untuk masing2 mata. Ck...ck...ck...
Waktu dulu, gw pun pernah nanya ke Klik Dokter...Ini jawabannya :
Bahaya Melahirkan Pada Mata ?
Siang Dok, saat ini saya sedang hamil anak pertama dan usia kehamilan saya 9 minggu. Saya menderita rabun jauh dengan minus 3.50 (mata kanan) dan minus 5.50 (mata kiri). Yang saya ingin tanyakan, apakah ada hubungannya antara mata minus dengan tidak bolehnya melahirkan dengan cara normal? Karena dari beberapa informasi yang pernah saya dapatkan, ada batasan minus agar kelahiran dengan cara normal tidak membahayakan ibu. Apakah itu benar Dok ?. Mohon penjelasan dari Dokter. Terima kasih.
Jawaban :
Ibu/Saudari yang terhormat,
Terimakasih telah menggunakan layanan e-konsultasi dari klikdokter.
Miopia disebut rabun jauh karena berkurangnya kemampuan melihat jauh tetapi dapat melihat dekat dengan lebih baik. Miopia terjadi apabila kornea (terlalu cembung) dan lensa (kecembungan kuat) berkekuatan lebih atau bola mata terlalu panjang sehingga titik fokus sinar yang dibiaskan akan terletak di depan retina.
Berdasarkan kekuatan lensa memokuskan objek, miopia dibedakan menjadi miopia derajat ringan (hingga 3.0 Dioptri), miopia derajat sedang (3.0 - 6.0 Dioptri), dan miopia derajat berat (6.0 DIoptri atau lebih). Pada miopia derajat berat, retina umumnya lebih tipis akibat perubahan degeneratif pada bagian belakang mata. Proses persalinan normal dapat menyebabkan retina yang tipis tersebut terlepas dan berakhir dengan kebutaan, sehingga banyak dokter spesialis kebidanan dan kandungan yang sangat berhati-hati mempertimbangkan keamanan melakukan persalinan normal pada ibu hamil dengan kondisi tersebut.
Kondisi miopi mata Anda saat ini termasuk dalam derajat sedang. Pada kondisi tersebut boleh saja untuk melakukan persalinan secara normal. Namun ada baiknya apabila Anda mendiskusikan kembali dengan dokter spesialis kebidanan dan kandungan Anda terlebih dahulu. Diskusikan juga mengenai perlu/tidaknya Anda melakukan konsultasi dengan dokter spesialis mata, khususnya ahli retina untuk memastikan kondisi retina Anda. Terima kasih. (TIm Redaksi Klikdokter)
Kalo dilihat dari minus yang terbaru sekarang, minus gw masih dalam batas derajat sedang yaahhh. Fuiihhh legaaa deh. Dan pemeriksaan berlanjutt untuk cek retina sama dokternya. Alhamdulillah retina gw normal dan bae2 ajah. Beliau bilang masuk dalam kategori aman untuk melahirkan secara normal. Alhamdulillaaahhhh, tinggal selangkah lagi deh menuju persalinan normal. Amiinnn...
Setelah itu, langsung menuju lantai 3 untuk liat ciii dede ( dapet no. 5 ) dan baruuu ajah masuk ruangan untuk ukur tensi dan nimbang berat badan, tiba2 Dr. Oni nya keluar bilang kalo 'dia harus segera meluncur ke RS. Tambak untuk mendampingi pasiennya yang udah pembukaan lengkap'. Jadi, gagal deh ketemu ciii dede kemaren. Insya Allah jadwal kontrolnya diganti jadi besok siang.
Doakaannn dirikuw yaaahh teman2. Moga2 smuanya bae2 ajah. Amiinnn...^_^
Yauda kemaren, bismillah deh gw ke Dokter mata duluan karena dapet no. 1. Hihihi. Ditanya2 ada keluhan apa, gw bilang ajah mo cek mata + retina untuk melahirkan. Dan gw disuruh duduk dikursi sambil di pasang lensa untuk kacamatanya, disuruh baca jarak jauh, menebak2 angka & huruf2. Hihihi...Lalu didapatlah kesimpulan kalo minus gw sukses nambah. Huhuhu mata kanan minus 4,5 dan mata kiri minus 6,5 dari sebelumnya mata kanan minus 3,5 dan mata kiri minus 5,5. Naek 1 tingkat untuk masing2 mata. Ck...ck...ck...
Waktu dulu, gw pun pernah nanya ke Klik Dokter...Ini jawabannya :
Bahaya Melahirkan Pada Mata ?
Siang Dok, saat ini saya sedang hamil anak pertama dan usia kehamilan saya 9 minggu. Saya menderita rabun jauh dengan minus 3.50 (mata kanan) dan minus 5.50 (mata kiri). Yang saya ingin tanyakan, apakah ada hubungannya antara mata minus dengan tidak bolehnya melahirkan dengan cara normal? Karena dari beberapa informasi yang pernah saya dapatkan, ada batasan minus agar kelahiran dengan cara normal tidak membahayakan ibu. Apakah itu benar Dok ?. Mohon penjelasan dari Dokter. Terima kasih.
Jawaban :
Ibu/Saudari yang terhormat,
Terimakasih telah menggunakan layanan e-konsultasi dari klikdokter.
Miopia disebut rabun jauh karena berkurangnya kemampuan melihat jauh tetapi dapat melihat dekat dengan lebih baik. Miopia terjadi apabila kornea (terlalu cembung) dan lensa (kecembungan kuat) berkekuatan lebih atau bola mata terlalu panjang sehingga titik fokus sinar yang dibiaskan akan terletak di depan retina.
Berdasarkan kekuatan lensa memokuskan objek, miopia dibedakan menjadi miopia derajat ringan (hingga 3.0 Dioptri), miopia derajat sedang (3.0 - 6.0 Dioptri), dan miopia derajat berat (6.0 DIoptri atau lebih). Pada miopia derajat berat, retina umumnya lebih tipis akibat perubahan degeneratif pada bagian belakang mata. Proses persalinan normal dapat menyebabkan retina yang tipis tersebut terlepas dan berakhir dengan kebutaan, sehingga banyak dokter spesialis kebidanan dan kandungan yang sangat berhati-hati mempertimbangkan keamanan melakukan persalinan normal pada ibu hamil dengan kondisi tersebut.
Kondisi miopi mata Anda saat ini termasuk dalam derajat sedang. Pada kondisi tersebut boleh saja untuk melakukan persalinan secara normal. Namun ada baiknya apabila Anda mendiskusikan kembali dengan dokter spesialis kebidanan dan kandungan Anda terlebih dahulu. Diskusikan juga mengenai perlu/tidaknya Anda melakukan konsultasi dengan dokter spesialis mata, khususnya ahli retina untuk memastikan kondisi retina Anda. Terima kasih. (TIm Redaksi Klikdokter)
Kalo dilihat dari minus yang terbaru sekarang, minus gw masih dalam batas derajat sedang yaahhh. Fuiihhh legaaa deh. Dan pemeriksaan berlanjutt untuk cek retina sama dokternya. Alhamdulillah retina gw normal dan bae2 ajah. Beliau bilang masuk dalam kategori aman untuk melahirkan secara normal. Alhamdulillaaahhhh, tinggal selangkah lagi deh menuju persalinan normal. Amiinnn...
Setelah itu, langsung menuju lantai 3 untuk liat ciii dede ( dapet no. 5 ) dan baruuu ajah masuk ruangan untuk ukur tensi dan nimbang berat badan, tiba2 Dr. Oni nya keluar bilang kalo 'dia harus segera meluncur ke RS. Tambak untuk mendampingi pasiennya yang udah pembukaan lengkap'. Jadi, gagal deh ketemu ciii dede kemaren. Insya Allah jadwal kontrolnya diganti jadi besok siang.
Doakaannn dirikuw yaaahh teman2. Moga2 smuanya bae2 ajah. Amiinnn...^_^










