Rabu, 28 Desember 2011

Weaning With Love in 2 years 1 month



Setelah tragedi 'kontraksi' rahim kemarin, aku pun menyiapkan hati untuk ikhlas menyapih Zaki, akhirnya aku pun mencoba sgala cara. Jika memang harus berakhir seperti ini, Bunda ikhlas sayang...;-). Dan cara-cara weaning with love yang aku lakukan :

Cara Pertama ( Sabtu, Minggu 24 - 25 Desember 2011 ):
Pulang dari rumah sakit, aku mampir ke apotik sebentar untuk membeli plester putih. Menurut temanku @ning_ghaida, plester putih lebih mudah dilepas dibanding plester coklat, krn plester coklat meninggalkan jejak serabut2 yang nempel di PD dan agak susah dibersihkan. Jadi aku coba plester putih. Dan pulangnya aku tutup PD ku dengan plester putih, agar saat zaki minta nen, dia bisa melihat ada perubahan di PD ku.

Sebelum dia melihat, aku kasih dia pengertian, bahwa zaki sekarang udah besar dan minumnya pake gelas atau pake sedotan. Dan saat dia minta, aku tunjukin PD ku, dia menatap heran dengan tanda tanyanya.

Aku bilang : 'Nen bunda sekarang udah di tutup, zaki haus ?. Kita minum pake gelas yuk sayang'. Dan zaki bilang : 'Tutup ?'.
Aku jawab : 'Iyah udah ditutup. Gpp yah ?'.
Zaki jawab : 'Gpp' sambil elus2 perut aku trs bilang 'buat Adik'.
Aku jawab : 'Iyah buat Adik sayang'.

Dalam hatiku hancur-sehancur2nya melihat mimik mukanya tanpa dosa, saat bilang 'Gpp, buat Adik'. Lalu ia pergi meninggalkanku yang sedang menangis untuk melanjutkan acara mainnya. * patah hati *...

Malam sebelum tidur, aku sengaja mengajaknya main agar zaki tau aku tetap disampingnya. Aku membuatnya capek agar saat dia ingin tidur, dia lupa sama nen nya. Dan bener ajah, zaki bilang 'Bobo' sambil bilang 'usap2'. Dia pun bobo diusap2 sama Ayah dan bobo di pelukan Ayah. Aku cuma bisa liat kemesraan mereka ajah. Dalam hati bilang 'Harusnya aku yang di sampingnya' . Kayanya tuh ada yang ilang mulai malam itu. Aku kehilangan pelukannya. * mewek *

Tengah malam, zaki bangun sambil nangis. Biasanya masalah itu terpecahkan dengan memberinya nen trs dia bisa bobo lagi, tapi malam itu aku ingin memberitahunya, bahwa 'Ga ada nen'. Jadilah dia nangis kenceng slama beberapa menit dan kita berdua awalnya ngediemin dulu sebentar, tanpa respon apa2 * harus tega ga tega *. Hiks. Trs abis itu si Ayah yang turun tangan, gendong zaki sambil nyanyi diusap2 punggungnya. Dan zaki lanjut bobo lagi di pelukan Ayah dan berakhir dengan posisi kaya waktu IMD dulu. Jadi si Ayah bisa ikut tidur juga sambil boboin zaki di kasur. Aku ngapain ? Cuma bisa liat mereka ajah sambil mewek di tempat tidur...


Sebelum shubuh, zaki nangis kenceng lagi. Mungkin bentuk protesnya dia, kok dari siang aku ga dikasi nen ?. Digendong Bunda malah tambah nangis kejer, dan dia bilang 'Buka'. Saat dia liat nen nya masih ditutup plester, dia langsung diem. Trs bilang 'minum air putih'. Dan berakhir dengan bobo di gendongan Ayah lagi. Ehhmm, zaki ga marah kan sama Bunda ???. * mewek lagi *

Esok paginya ( Minggu full tanpa nen ), zaki pun bilang 'Nen bunda tutup'. Aku lega karena zaki udah tau kalo dia ga nen lagi. Tapiiiii sorenya, dia bilang 'Buka'. Dan teteup aku ga kasih nen, trs liatin nen yang tertutup plester. Begitu pun malamnya, nangis minta nen tapi langsung di gendong Ayah dan bobo di pelukan Ayah lagi. So proud of u Ayah...;-*


Cara Kedua ( Senin, Selasa 26 - 27 Desember 2011 ):
Saat pagi siang sore, zaki mulai bisa tanpa nen. Dia slalu bilang 'Sayang Adik' sambil elus2 perutku saat acara bobo siang peluk2an dan aku lanjutkan dengan hypnobreastfeeding lagi, 'Iyah zaki udah besar, minumnya pake gelas yah sekarang atau pake sedotan juga boleh. Bunda yakin zaki pasti bisa karena Bunda sayang sama zaki walopun zaki ga nen Bunda lagi'. Slalu kata2 itu yang aku utarakan ke zaki.

Karena setelah 1 tahun, zaki ga mau minum pake dot lagi. Jadi aku perlu cari sgala cara, untuk mengganti kenyamanan nen nya dia dengan media lain selain dot. * mikir *. Dan 2 malam itu, aku lalui tanpa Ayah karena Ayah harus nginep di tempat lain. Hiks. Aku bisa apa tanpamu cay ???. * mewek lagi *. Aku membutuhkanmu saat ini karena zaki ingin berada di pelukanmu dalam tidurnya...;-(

Malam itu terasa beda tanpa Ayah, walopun di awal malam zaki tau Ayah ga ada dan dia mau aku peluk2 sambil cerita2 sampe akhirnya dia bobo. Tapi saat tengah malam dia bangun sambil nangis, aku bingung harus gimana lagi. Karena zaki ga mau aku gendong. Akhirnya demi konsisten melakukan weaning, aku mengoleskan sedikit minyak kayu putih di PD ku, dengan harapan zaki bilang pedes trs menghentikan nen nya. Tapi yang terjadi adalah zaki asyik dengan nen nya hingga ia tertidur lagi. Malah esok pagi dan siangnya, dia nagih minta nen lagi * gagal total *. Perasaan saat itu, ngerasa sedih banget. Karena yang aku rasakan saat zaki nen lagi, kangen yang luar biasa sangat. Mungkin itu juga yang zaki rasain kali yah. * emak plin-plan *


Cara Ketiga ( Rabu, Kamis 28 - 29 Desember 2011 ):
Aku harus menjelaskan ke zaki kenapa PD ku kemarin ditutup, karena dia udah penasaran dengan bilang 'Buka'. Aku pun ga bisa memakai minyak kayu putih lagi karena ga ngaruh di zaki. Akhirnya aku coba mengoleskan sedikit jamu pait di PD ku malam Rabunya. Dan zaki mencobanya kira2 hanya 1 detik, langsung melepasnya dan bilang 'nen bunda pait'. Aku pun memberikan teh manis hangat untuknya agar lidahnya netral lagi. Dan dilanjutkan dengan 'bobo di badan bunda' ( posisi IMD ) trs dia juga bilang 'nyanyi'. Acara bobo di awal malam itu pun berakhir dengan pelukan Bunda sambil nyanyi. Dan saat bangun tengah malam, gantian si Ayah yang gendong sampe zaki bobo trs lanjut posisi IMD Ayah.

Dan esok paginya zaki slalu bilang 'pait' tiap kali liat Bunda. Akhirnya aku bilang 'Gpp yah sayang ?' , dia pun jawab 'Gpp, buat Adik' sambil elus2 perut aku. Siapa yang bisa tahan air mata saat denger jawabannya, liat muka polosnya dan ucapannya yang udah ikhlas melepas nen bunda untuk Adiknya. * mewek lagi *.

Malam Kamisnya ( tadi malam ), aku membuatkan susu D**COW madu hangat kesukaannya sebelum tidur. Jadi zaki bisa minum pake sedotan, lanjut air putih trs sikat gigi + cuci tangan kaki. Dan dilanjutkan dengan usapan punggung, doa sebelum bobo dan nyanyian Ayah yang nina boboin zaki. Setelah mereka berdua tidur, aku pun nyusul tidur di samping zaki.

Tengah malam dan sebelum shubuh, zaki bangun lagi, tapi itu dilanjutkan hanya dengan pelukan aku atau pelukan dia ke guling sambil aku usap2 punggungnya. Trs lanjut bobo lagi, mungkin karena zaki tau aku dan si Ayah slalu ada di sampingnya kali yah. Dan tadi malam juga tanpa gendongan Ayah, ga kaya malam2 sebelumnya yang pake acara drama tangis2an. He5.

Smoga nanti malam dan malam2 sebelumnya kaya tadi malam yah. Amiin...;-)

Rasanya gimana sekarang ???
Memang sedih awalnya, berat banget saat coba menjalaninya tetapi ternyata banyak makna indah dibalik itu smua. Karena ternyata, acara nen itu sekarang tergantikan oleh acara maen bola bareng, maen puzzle, gambar, mewarnai, baca buku, maen lilin, maen air lebih lama saat mandi, sepedaan keliling taman, dan berbagai kegiatan laen yang cukup bikin emak bapaknya keringetan juga. Ha5. Cukup menyenangkan bukan ?.

Apapun cara yang dipilih oleh para Ibu2 diluar sana, aku sangat menghargai mereka. Karena ternyata tiap kondisi anak beda2. Tapi apapun caranya, aku yakin itu akan berakhir indah. Karena apa yang kita lakukan demi mereka. Bukan begitu mak ?. He5...

Alhamdulillah tlah melewati tahap ikhlas yang pertama. Smoga weaning with love saat ini, membuat zaki tau kalo kami sangat menyayanginya. Luv u. Muuaahhh...;-*

Zaki, biarlah 2 tahun kemarin menjadi kenangan indah buat kita yah sayang, slalu ada doa dalam tiap nafas Bunda karena melalui doa, cara Bunda memeluk kamu dimana ajah Bunda berada. Dan smoga tiap tetes ASI yang Allah titipkan berguna untuk masa depan kamu kelak. Amiin...;-)

Senin, 26 Desember 2011

Saat Ikhlas Harus Dijalani

Aku sadar waktunya akan datang, entah kapan dan memang segalanya harus dimulai. Berat, sangat berat. Apalagi saat2 terakhir ini, masa2 menyusui menjadi sangat2 menyenangkan. Dan aku belum ingin kehilangan moment indah itu bersamanya.

Sampe akhirnya timbul pertanyaan ? Apa memang sebenarnya aku yang belum siap, bagaimana kalo zaki sebenernya udah siap tapi aku yang menghalanginya ?...

Dan salah seorang sahabat pun bilang kalo :
'Rentang perkembangan anak itu panjang cha dan tiap2 perkembangan harus dia lewati. Sekarang zaki dah besar, dia harus melangkah ke tahap perkembangan berikutnya. Jangan sampe dengan lo sulit menyapih dia, jdnya malah menghambat perkembangannya'.

Langsung tersentak oleh kata2nya. Dan apa yang ia katakan memang benar. Mungkin rasa inilah yang dirasakan ortu kita saat kita diambil oleh suami kita kali yah. Ehm, begitu banyak tahap ikhlas yang harus dilewati, karena setelah proses Weaning ini, kita juga akan merasakan ikhlas yang sama saat mereka sekolah, mereka kuliah jauh, mereka menikah atau bahkan saat mereka udah ga ada. * tiba2 sedih *

Ya, kita dihadapi oleh keadaan dimana kita tidak boleh menghalangi mereka untuk menuju tahap selanjutnya. Menerima, mendukung, mendoakan dan ikut bahagia tentunya saat mereka juga bahagia.

@kata2bijak pun bilang : Kita tak kan pernah tau jika tak pernah mencobanya tetapi mencoba pun harus dengan persiapan yang matang.

Dan dengan terlebih dahulu menyiapkan hati untuk ikhlas, bismillah Bunda mencoba untuk menyapih kamu yah cayank. Demi kebaikan kamu, demi perkembangan kamu, smua demi kamu. Biarlah kebersamaan kita dulu menjadi sesuatu yang indah untuk dikenang, bukan sesuatu yang harus Bunda tangisi ( lagi ). Kamu tau, Ayah dan Bunda slalu sayang kamu...;-*

Kunjungan Keduaku ( lagi )

Sabtu, 24 Desember 2011, usia kehamilanku 13 minggu 1 hari. Si Ayah sengaja langsung mendatangi Rumah Sakitnya untuk antri biar dapet nomor awal. Sebenernya bisa siy daftar via telpon, tapi siap2 ajah dapet nomor melewati 5 atau bahkan nomor 10. He5. Banyak banget yah ini fansnya Dr. Oni Khonsa...;-)

Alhamdulillah si Ayah dapet nomor 2 dan membuatku tambah ga sabar untuk segera ketemu sama si Adek. Trs pas nyampe rumah sakit, dokternya belum datang. Udah ajah ini jantung ga berhenti detak * yaiyalah masa berhenti *, bawaannya slalu deg2an tiap kali ke dokter. He5...

Setelah di timbang beratnya 60 kg dan tensinya 110 / 70, aku pun memasuki ruangan dan bertemu beliau. Dan dia bilang...


Si Adek panjangnya 6,3 cm. Lincah, panjang normal, aktif, masih imut2, sehat tetapiiiiii ada sesuatu terlihat di layar monitor. Bergerak dan terlihat agak besar, itu apa Dok ? Tanyaku. Beliau bilang itu kontraksi kecil di rahimku. Dan kalo ini belum hilang juga, akan sangat berbahaya karena jika kontraksinya makin kuat bisa mendorong janinku keluar. Walopun kemungkinan itu sangat kecil. Hiks lemas seketika...;-(

Aku pun bangun dari tempat tidur periksa dan melanjutkan diskusi dengan beliau. Gimana cara menghilangkannya ? Dan kata beliau, kondisi rahim sangat berbeda2 untuk tiap orang. Menyusui sambil hamil juga melihat kondisi masing2 orang. Mengakibatkan sesuatu atau tidak. Yang pasti, asupan kalsium untuk ibu hamil sekaligus ibu menyusui akan sangat meningkat pesat. Bisakah aku mencukupinya dalam sehari ? * talk to my self *

Jadi jawaban untuk ceritaku kali ini adalah aku HARUS berhenti menyusui krn aku harus mengurangi atau bahkan menghilangkan kontraksi dalam rahimku saat ini. Selain itu zaki telah berusia 2 tahun bukan ?. Cukup sudah kewajibanku untuk memenuhi kebutuhan ASInya, begitu juga menurutNYA di dalam Al-Qur'an. Dan Dr. Oni pun sampe mengingatkanku agar bulan depan aku harus udah menyapih zaki.

Lemas, sedih, bingung, saat meninggalkan ruangan beliau. PR banget untuk segera menyapih zaki. Bagaimana caranya ? Aku pun tak tahu. Tak tega pastinya melihatnya mengikuti caraku, dimana sebelumnya aku ingin zaki menyapih dirinya dengan caranya sendiri. Tapi ini harus aku lakukan, demi Zaki dan demi si Adek dalam perut.

Zaki, Bunda bingung apa yang harus Bunda lakukan, tapi smoga kita bisa melewati ini yah. Kita coba yuk sayang. Bunda udah ikhlas menyapih Zaki, smoga Zaki juga bisa yah bantu Bunda krn Bunda yakin kakak sayang sama Adik. Ya kan ?...* sedih banget *

Kamis, 22 Desember 2011

Perkembangannya di usia 2 Tahun 1 Bulan



21 Desember 2011...
Alhamdulillah satu bulan berlalu lagi. Teteup berusaha menuliskan perkembangan tiap bulannya, demi senyum2 di kemudian hari pas baca2 ini lagi. Hi5. Apa siy kelakuan bocah bulan ini :
  • Geraham belakang masih belum ada tanda2 mau numbuh.
  • Kulitnya terlihat agak lebih hitam ( emangnya putih ). Hi5. Karena efek mulai suka maen pagi, siang, sore, kdg2 minta keluar rumah.
  • BB waktu ke dokter kemaren waktu imun tipes cuma nambah setengah kilo, jadi 12,5 kg.
  • Setelah bulan kemaren loncat dari kursi ke arah depan kalo abis duduk, sekarang dia berdiri di kursi trs ajrut-ajrutan diatas kursi. Loncat2 kegirangan. * tepokjidat *
  • Sekarang lebih sering nangis bilang 'ga mau' kalo disuruh sikat gigi. Hiks. Tapi teteup aku usahain untuk sikat gigi walopun zaki bilang ga mau.
  • Toilet Training waktu pup dibawa ke kamar mandi malah ga jadi keluar. Padahal sebelumnya zaki bilang 'pup'. Hiks. * latihan ekstra *
  • Suka niup-niup pluit mainan.
  • Mulai menunjukkan 'aku bisa niy Bunda' dengan melakukan naek tangga dan ga mau di pegangin lagi. Tangan yang megangin siap2 di tangkis. * awasin dari belakang *
  • Kalo pas ke kamar mandi sebelum bobo, dia bilang 'cuci tangan' sambil nyodorin tangan dan 'cuci kaki' sambil kakinya diangkat. Trs terakhir cuci muka secara itu bocah suka gaya tiduran di ubin kalo lagi maen. * geleng2 *. Dilanjutkan dengan sikat gigi dikamar mandi, kalo ga mau didalem kamar sambil bocahnya ngaca * gaya bgt siy sikat gigi ajah sambil ngaca + senyum2 pula *. Ha5. Trs kalo ga mau juga, ya di tempat tidur sikat giginya.
  • Sebutan warna yang jelas UNGU, KUNING, ABU-ABU, PUTIH, PINK, JINGGA. Yang belum jelas MEAH ( merah ), IJO ( hijau ), ITAN ( hitam ), BIU ( biru ), COKAT ( coklat ).
  • Berhitung mulai hapal dari angka 1 - 8. Pas ditanyain habis 8 apa, eh zaki bilang 'delapan lagi'. Ha5 bocah.
  • Untuk kata akhiran R, L, kaya kata GAMBAR atau APEL, zaki masih nyebut dengan akhiran N, yaitu GAMBAN dan APEN.
  • Kalo untuk awalan H, belum terdengar jelas juga kaya Idung ( hidung ), Itan ( hitam ), Ijo ( hijau ).
  • Untuk sisipan dan awalan L juga masih belum jelas terdengar kaya COKAT ( coklat ), AMPU ( Lampu ), AGI ( lagi ), AMBIN ( ambil )
  • Kosakata BUAH, Paya, Bimbing, Apen, Pin, Pukat, Jeuk, Kapa, Mangka, Pisyang, Anggun, Toberi, Nanan. Kayanya abjad L dan R msh ngumpet niy belum keluar jelas dari mulutnya zaki. Smoga nti keluar. Amiin...
  • Mulai suka bikin bangun ga jelas, kaya bentuk hati separo trs kita yang suruh lanjutin separonya. Atau bikin lingkaran ga jelas tapi titik awal dan titik akhirnya sama. Jadi lingkaran ga jelasnya tertutup.
  • Girang banget mandi pake shower kalo pas lagi nginep dirumah Oma ato maen kran trs jari tangannya dikenain aernya trs dia bilang 'kembang api'. Mirip kembang api kali yah jadinya. Ha5...
  • Semenjak zaki batuk dan kalo lagi batuk, nafasnya sesak banget, bobonya ga nyenyak. Sekarang zaki mulai suka bening-beningan atau sayur kuah.
  • Udah menunjukkan kepemilikan dengan bilang 'Punya Zaki', 'Zaki Aja', 'Ayah Aku', 'Bunda Aku'.
  • Kalo udah ga mau bilang 'UDAH' atau 'GA MAU'
  • Kalimat mulai gabungan 3 kalimat :
  1. Minum air putih
  2. Gambar bunga gede
  3. Mam pake apuk ( kerupuk )
  4. Mau mam kue
  5. Ikut Ayah Bayu
  6. Sama Bunda Icha
  7. Beli balon kuning
  8. Liat adik bayi
  9. One Two Three Gooo
  10. Satu Dua Tiga Empat Lima Enam Tujuh, dst
  11. Abang Kue Putu
  12. Mam Bubur Ayam
  13. Mandi Maen Gembung ( maen gelembung sabun )
  14. Mau sikat gigi
  15. Mau nen Bunda
  16. Minum di gelas
  • Bulan ini Bunda cobain susu kedelai ke zaki dan alhamdulillah bocahnya mau. Ga ada tanda2 mencri juga. Teteup awalnya di bikin puding susu kedelai + wortel dulu sebelum susunya di minumin.
  • Mulai tertarik bermain balok kayu aneka bentuk. Teteup ujung2nya dia yang susun sendiri dengan bentuk suka2. Atopun di susun keatas.
  • Lagi suka maen kartu. Minta di susun jadi bentuk bunga atau bangun yang laen kaya segitiga, kotak ato lingkaran. Gpp deh yang penting kan materi masuk yah. Hi5...
  • Kalo lagi nangis ga ada seorang pun yang bisa ngediemin. Akhirnya nunggu beberapa saat sampe Tantrumnya ilang sendiri.
  • Kdg2 udah bisa ngerayu sambil kedip2 mata senyum2 kalo habis nangis dan ada maunya. * luluh hati seketika liat senyumnya *. Ha5...
  • Mulai sadar akan keberadaan Bunda dengan bilang 'Ikut Bunda','Ama Bunda','Pangku Bunda','Nen Bunda'. Jadilah kalo itu bocah udah nempel, siap2 dibuntuti kemanapun pergi & siap2 dicariin kalo tiba2 menghilang dari penglihatan. Ha5...

Dan di bulan inilah rambut bocah udah mulai gondrong banget dan akhirnya di potong lagi, menyisakan 1 cm. He5...

Sebelum dipotong


Sesudah dipotong

Beda yah. Lebih dewasaan yang udah dipotong. Jadi kaya remaja yang sebentar lagi bisa anterin + jagain Bundanya kalo lagi jalan2. Ha5. * maklebay *

Baru itu ajah cerita baru zaki di bulan ini. Moga2 ke depannya ada cerita seru lagi yah. He5 amiin. Sehat2 terus yah cayank. Muuuaaahhhh...;-*

Minggu, 18 Desember 2011

Tentang Kehamilan Keduaku


Alhamdulillah kehamilan kedua ini kurang lebih mirip2 kaya waktu hamil Zaki dulu. Ga ada mual sampe muntah2. * bersyukur banget *. Tapi entah kenapa kalo liat nasi bawaannya begah duluan. Jadi akhirnya di siasatin makannya dikit2 dan beberapa jam sebelum makan inti, ga ngemil ato minum yang berat2 yang bisa bikin perut kenyang.

Dan jujur sampe sekarang belum bisa ngebedain mana yang Ngidam beneran atau yang Pengen karena laper. Ha5. Jadi ga pernah ada ngidam khusus, pengen yang aneh2, yang susah dicari ataupun yang harus ada saat itu juga. Jadi kalo pengen yah tinggal beli, kalo ga ada yah cari besok2. Kalopun besok ga ada, yah gpp ga usah beli. * bumil pengertian *. Hi5. Sekalian ( katanya orang2 sono tuh ), ajari anak yang di dalam rahim belajar untuk bisa mengerti dimana setiap keinginan ga slalu harus dipenuhi saat itu juga. * ga ngaruh yah kayanya, jadi abaikan ajah kalimat barusan *. He5...

Malah sempet si Ayah yang pengennya macem2. Ya getuk lindri, martabak keju, burger, maicih dan kacang mede. Dan si Ayah juga yang akhirnya ngerasain mual2. Perutnya ngerasa ga enak banget. Ah, mungkin kebeneran ajah kali yah. Kejadiannya kebeneran pas aku hamil, ga ada hubungannya nanti bayinya cewe ato cowo. ( kata orang2 sono lagi tuh ). Hi5...

Trus sempet cobain smua rasa di lidah, yang paling smangat untuk makan rasa apa siy ? Dari asin, asem, pedes, manis, dll. Ternyata yang paling smangat itu rasa PEDES sama MANIS. Nasinya bisa lebih banyak dibanding waktu ada rasa yang laen. Tapi teteup aku usahain smua rasa bisa masuk walopun harus dikit2.

Sekilas kehamilan kedua kok lancar2 ajah yah, tapi ternyata tantangannya teteup ada lho. Dimana tantangannya lebih ke tantangan perasaan karena pengaruh hormon ini membuatku jadi makin sensi ke hal-hal yang mungkin sebenernya bisa di pecahkan yah. Kaya misalnya :
  • Kehamilan berbarengan dengan proses Weaningnya Zaki, dimana pressure orang2 sekitar untuk segera menyapih Zaki begitu besar.
  • Kadang2, kembali berfikir menjadi seorang Ibu yang sesaat tak berdaya * apa sih * untuk nanti, bisa ga yah urus baby yang kedua, bisa ga yah nanti ASI lagi mpe 2 tahun, dll.
  • Berusaha memanfaatkan waktu semaksimal mungkin sama Zaki, karena setelah adeknya lahir nanti, pasti aku akan fokus ke Adeknya Zaki dan waktu untuk Zaki berkurang dikit banyaknya.

Tapi kalo mikir yang senengnya, hati jadi girang lagi dan ilang sedihnya :
  • Nti rumah jadi rame lagi.
  • Zaki punya temen maen di rumah. Mengingat itu bocah mulai suka maen sama bocah laen.
  • Petualangan jadi Ibu baru lagi, urus baby yang baru lahir.
  • Pas adeknya lahir, Zaki nti umur 2,7 bulan, jadi diharapkan bisa jagain adeknya plus bantuin emaknya urus adeknya. Hi5. Yah minimal bantuin jagain liatin adeknya pas emaknya lagi ga ada di kamar.
  • Berharap Zaki jadi lebih mandiri dan mau berbagi karena acara maen jadi makin seru lagi. * siap2 rebutan maenan *. Ha5...
  • Dan berbagai cerita seru yang entah apa nti terjadi. Hi5 amiin...

Jadi makin salut sama emak2 yang anaknya jaman dulu bisa sampe puluhan. Gimana ngurusnya yah. Lah ini yang mau 2 ajah, kok udah mikir macem2 yang jeleknya. Hi5...

* smangat lagi deh *

Intinya siy bukan ngeluh, cuma curhat seorang emak2 yang kadang2 pikirannya terlalu berlebihan. Ha5. Harap maklum yah. Yang pasti, aku bahagia dan ga sabar untuk segera memeluk bayi mungil yang ada di perut ini lagi. Apapun tantangan di depan sana, yakin ajah pasti bisa terlewati smuanya. Amiin amiin amiin. Doakan yah...;-)

Senin, 28 November 2011

Zaki dan kue Ondel-ondel


Beberapa minggu sebelum ulang tahun Zaki yang ke 2 , aku udah mikir2 mau kasih kue bentuk Ondel-ondel ke Zaki. Alasannya ?. Itu bocah ga tau kenapa suka banget sama yang namanya Ondel-ondel. Kalo diliat2 kan serem yah dengan badan segede itu jalan2, muter2 ga ada capeknya diiringi musik. He5. Dan alasan utama, Bunda cuma pengen liat senyumnya Zaki saat liat kue Ondel-ondel itu. Kebayang deh bahagianya dia...;-)


Kok Bunda ga bikin ajah ?. Pertama, karena aku ga gitu jago bikin2 kue yang penuh dengan hiasan macem2 dan alasan ke 2, karena oven dirumah kabelnya digigit sama TIKUS dan otomatis ga bisa dipake. Gggggrrrrrr...* banyak amat alesannya * . Hi5. Tapi beneran, jadi sebel banget kalo liat tikus dirumah berkeliaran dimana2 secara kayanya dia udah jadi penghuni tetap dirumah, beranak pinak juga kayanya. Ggggggrrrrrrrrrr...Ha5...

Jadilah untuk mengobati rasa bersalah karena ga bisa bikinin Zaki kue, aku pun mencari2 kue tema Ondel-ondel ke seluruh penjuru lewat tanya2 sama mbah Google. Ternyata bentuknya lucu2 banget yah. * mupeng *. Tapi akhirnya mikir, kalo smua kue itu bentuknya Ondel-ondel, takutnya itu kue malah ga boleh dipotong sama Zaki alias cuma jadi bahan tontonan doang mpe iler kite pada jatuh. Ha5...* maklebay *

Dan akhirnya aku menjalankan rencana ke 2, dengan membeli kue dan ornamen Ondel-ondelnya di tempat yang berbeda. Jadi teteup bisa nyobain kue nya Zaki tanpa larangan ga boleh potong kue dari Zaki. Ha5...* emak ga mau rugi *





21 November 2011...
Zaki, Slamat Ulang Tahun ke 2 yah cayank, Smoga Allah SWT slalu merahmatimu dengan berkah yang tak putus, Smoga kamu slalu sehat, Smoga hatimu slalu terisi dengan hal-hal yang baik, Smoga kamu bisa menjadi orang yang slalu mencintaiNYA dan smoga kelak kamu jadi anak sholeh kesayangan smuanya. Tiada hari tanpa doa untukmu cayank. Amiin amiin amiin ya Robbal 'alamin...

Muuuaaaahhhhh. Ayah dan Bunda cayank kamu...;-*

Minggu, 27 November 2011

Weaning With Love in 2 years


Slalu teringat kata2 dokter Oni saat aku mengunjungi beliau beberapa waktu lalu, dia bilang kalo aku harus menyiapkan hatiku dulu untuk melakukan tahap awal penyapihan. Ya, aku harus IKHLAS menyapih Zaki, agar proses penyapihan bisa berjalan lancar. 1 kata yang pada prakteknya sulit dilakukan bukan ?. Ehhmmmm...* tarik nafas panjang *

Menuju 2 tahun, Zaki udah bisa memanggil aku lengkap dengan panggilan 'BUNDA'. Jadilah setiap keinginan dia yang masih terdiri dari 2 kalimat, slalu dia ungkapkan. Entah 'Bunda mam','Bunda gamban ( gambar )','Bunda takut','Bunda gendong' ataupun 'Bunda Nen', dll. Dan bisa dipastikan kalimat terakhir itu * MASIH * bikin hatiku hancur berkeping-keping jika aku ga bisa memenuhinya. * maklebay *. Apakah ini b'ati aku belum siap yah ?. Tapi siapa yang bisa menolak panggilan mesra itu ?. Mengingat Zaki memanggil 'BUNDA' ajah udah bikin hatiku kangen banget, apalagi saat aku mendengar langsung dari mulutnya. *luluh seketika pertahanan*

Tapi aku harus tetap mencoba, karena kalo bukan aku yang memulai, pasti cerita ini ga akan ada habisnya. Dan menuju 2 tahun, proses weaning inilah yang aku coba :

  • Setiap Zaki bilang 'Bunda Nen', aku mengalihkan perhatiannya dengan bilang 'Zaki mau minum ?, tunggu yah Bunda mau ambil gelas dulu untuk Zaki minum'. Jadi aku mencoba untuk mengubah mindsetnya dari langsung menyodorkan NEN ke memberinya gelas untuk dia minum air putih. Noted : Kadang berhasil, kadang ga. Teteup ujung2nya NEN juga.
  • Tidak memaksanya untuk tidur malam lebih cepat alias tunggu saat dia bener2 ngantuk. Jadi sebelumnya bisa ajak maen dulu, ajak baca buku, ajak mewarnai atau suka2 dia ajah. Dan saat dia udah ngantuk banget, nti dia bilang 'Bunda bobo'. Aku ga nawarin NEN sampe akhirnya dia yang bilang 'Bunda NEN' dan teteup masih nempel sebentar trus bobo.
  • Bikin dia kenyang sebelum bobo. Bisa makan camilan berat ataupun yang ringan. Jadi saat mau bobo malem, NEN cuma sebentar trus bobo.

Dan perubahan yang terjadi di bulan ini adalah saat Zaki udah ga mau ngelanjutin NEN nya lagi pas mau bobo malem, dia bilang sendiri 'UDAH'. Trs abis itu dia angkat bajunya, usap2 tangannya ke dadanya. Yang artinya, Bunda suruh usap2 punggung atau dadanya sampe dia bobo sendiri. Biasanya Zaki langsung balik badan posisi nyamping atau tengkurep, biar Bunda bisa usap2 punggungnya dan tatapan mesra berlanjut dengan menyuruh Bunda untuk nyanyi. Biasanya kaki dan tangannya Zaki juga ikutan nemplok. Dan ga lama dia merem sendiri...

Setelah baca doa, hypno pun terus dilanjutkan dengan kata2 'Zaki udah besar sekarang, kalo udah besar minumnya pake gelas. Jadi ga minta NEN Bunda lagi. Tapi Zaki ga usah kuatir, walopun Zaki ga NEN Bunda lagi, Bunda teteup sayang sama Zaki. Kita teteup bisa peluk2 nanti. Sambil Bunda nyanyi lagu kesukaan Zaki, sambil bacain cerita, sambil elus2 punggung Zaki nti. Bunda sayang kamu'. Dan berakhir dengan pendaratan ciuman di pipinya. * plus butiran2 mengalir deras *.

Tiap tujuan, pasti perlu proses kan yah. Aku yakin akan ada perubahan2 tiap proses weaning ini di tiap bulannya. Jadi teteup berusaha tanpa paksaan dan tanpa kebohongan karena waktu penyapihan itu pasti akan datang. Entah kapan...;-)

Kamis, 24 November 2011

Perkembangannya di usia 2 tahun



Alhamdulillah Ya Allah atas smua nikmat yang tlah KAU berikan. Zaki kini tlah berusia 2 tahun, begitu banyak cerita bersamanya dan inilah perkembangannya :
  • Gigi kayanya hampir lengkap. Tinggal geraham paling belakang ajah atas bawah yang belum muncul ke permukaan.
  • BB saat usia 2 tahun itu adalah kurang lebih 4 kali saat dia lahir yaitu kurang lebih 12 kg an. Moga2 udah mencapai itu yah. Amiin.
  • Posisi turun dari kursi, udah ga membelakangi lagi, alias langsung posisi duduk, loncat ke depan kaya maen perosotan. Ha5. Mgkn krn dia skrg udah ngerasa kakinya nyampe, jadi PD ajah kalo kakinya bakal napak di lantai dengan posisi loncat ke depannya itu. Dikira perosotan kali yah itu kursi. Ha5.
  • Acara sikat gigi makin seru, krn kadang2 dia mau sikat gigi sendiri, dimana akhirnya malah diemut-emut itu sikat gigi dan membuat Bunda ga sabaran pengen nyikatin krn kan takut ga bersih. Jadilah itu acara sikat gigi, berujung dengan rebutan sikat. Ha5. PR : Belum bisa kumur-kumur. Jadi setelah sikat gigi, Zaki minum aer mateng ajah.
  • Toilet Training belum dilakuin secara kontinue. PR : Emaknya harus lebih sabar dan ga boleh males lagi. * harus di bold kayanya ini tulisan *. He5.
  • Suka banget sama agar-agar buah.

  • Naek tangga sendiri. Pernah waktu itu ketauan naek sendirian. Alhamdulillah ga apa2. Takut liatnya. * extra pengawasan *
  • Suka niup-niup. Kertas di meja di sobek2 trus ditiup mpe pada terbang berantakan kemana2.
  • Udah tau kanan sama kiri. Pas acara cuci tangan atau cuci kaki, pasti nyodorin kanan duluan saat Bunda bilang yang kanan dulu atau 'Zaki di sebelah kiri ada kucing tuh' saat jalan2 naek sepeda ke taman. Dia nengok ke kiri.
  • Warna yang dia kenal saat ini dan udah bisa ucap 'UNGU' ( favorit emaknya ), 'KUNING' dan 'ABU-ABU'. Kalo warna yang laen moga2 udah tau tapi tinggal nunggu keluar dari mulutnya ajah. Ketauan saat beli balon, mintanya warna kuning sama ungu. Trs dia ngoceh 'KUNING' sambil mencet balon yang kuning sebelah kiri dan ngoceh 'UNGU' sambil mencet balon yang ungu di sebelah kanan.
  • Ga boleh liat barang2 nganggur. Langsung eksperimen. Ha5. Tentara cilik...
  • Anggota tubuh yang dia udah bisa ucap KUPING, MATA, MULUT, TANGAN, KAKI, RAMBUT.
  • Beberapa abjad udah ada yang bisa diucap A, I, U, E, O, K, B, C, D, dll * males nulisnya *
  • Kata kerja nambah : SAKIT, BAWA, AMBIL, GENDONG, TAKUT, IKUT, MAU, DUDUK, TURUN, OKE, DINGIN, UDAH, GAMBAR, KAGET, GAPAPA.
  • Karena dari awal Bunda bilang ke Zaki kalo makan minum harus DUDUK, jadi kdg2 kalo Zaki minta makan atau minum, dia yang bilang sendiri 'DUDUK' trs kita pangku. Walopun habis itu kdg2 suka ga betahan, langsung pecicilan kesana kemari lagi.
  • Masih suka bikin garis lurus, lingkaran dan segitiga ga jelas. He5. Bilangnya belum jelas, masih KUPAT ( segiempat ), TINGGA ( segitiga ).
  • Mulai mandi sendiri alias buang2 aer pake gayung disiram ke kita mpe basah trus bocahnya masuk ke dalem ember. Ha5. * tepok jidat *
  • Masih suka kriuk-kriuk. Jadi bikin ajah kripik bayam. Berhasil berhasil berhasil sayurannya masuk. * gaya dora *
  • Suka berdiri di mobil2an, gaya nyamping, gaya salah posisi ( membelakangi setir ) sampe akhirnya itu mobil2an didorong2, jungkir balik biar rodanya bisa dia puter2 sampe akhirnya dilempar turun dari tangga. * lap keringet *
  • Masih belajar naek sepeda. Utk kayuhnya baru bisa ke belakang ajah. Kalo ke depan berat kali yah. Gpp deh, pelan2 nti pasti bisa yah cayank.
  • Mulai brani nimbrung di keramaian. Fotonya waktu belanja di TIP-TOP depok lagi ada pengenalan mainan edukasi dan si bocah langsung cobain.

  • Masih belajar pake baju sendiri dan pake celana sendiri. Kalo kita pakein baju, tangan kanannya langsung cari2 lobang lengannya. Kalo celana, baru bisa naekin ajah. Itu juga kdg2. Selebihnya masih dibantuin. Gpp yah cayank. Nti kita belajar lagi.
  • Udah bisa panggil namanya sendiri, tapi blm lengkap. Baru kedengeran 'AKI' nya ajah. Kdg2 nyebut 'AKU' jg si bocah lucu itu. He5.
  • Kalimat belum nambah, masih gabungan 2 kalimat ajah. 'BAWA BUKU','PETIK BUNGA','KUPING AYAH','MAM KUE', 'BALON KUNING', dll.
  • Kalo udah ga mau, pasti Zaki bilang 'UDAH'. Entah pas lagi makan, minum, mandi, sikat gigi atau makan camilan. Jadi kita juga harus menghargai keputusan dia, krn dia ga bisa lagi dipaksa.
  • Karena Zaki ga mau UHT plain, kmrn2 minumnya UHT coklat. Dan saat 2 tahun ini Bunda cobain susu ****** rasa Madu. Dimana ternyata kandungan gulanya lebih rendah dibanding UHT coklat * telat bgt baru tau *. Trs Zaki suka, ga mencri2. Amaaannn. He5. Krn kebutuhan susu diatas 2 tahun itu juga ga wajib, jadi yang utama teteup makan. Jadinya susunya cuma jadi minuman selingan. Dan untuk 1 hari cuma 1 atau 2 kali sehari ajah * takut kenyang malah ga mau makan *. Khusus malem, masih nempel sama NEN Bunda.
  • Mulai tertarik maen puzle kayu dengan potongan gambar buah atau gambar yang laen dengan potongan agak besar. Ajaib, mereka dengan cepat mengingat dan mengembalikan potongan2 itu ke tempatnya lagi. Dan kondisi puzlenya sekarang, udah penuh dengan coretan2nya Zaki. * tepok jidat *. Subhanallah banget otak mereka yah. * takjub *.
  • Seneng bgt dapet foto senyumnya Zaki...;-)



  • Kalo bermain balok, masih belum gitu tertarik untuk nyusun. Dia cuma smangat copot2in ajah apa yang udah kita susun jadi balok tinggi.
  • Buku penuh gambar yang ada kata2, masih teteup dibacain untuk nambah kata2 baru, begitu juga dengan aneka kartu tema macem2. Dan saat ini, saat dia liat gambar gunting, tangga, bunga, dll dia langsung bisa nyebutin. Walopun kadang2 suka ga betahan berlama2 depan buku dan lebih memilih pecicilan maen bangku, narik2 meja atopun maen tutup ember. Ha5. Lumayan lah daripada ga sama sekali belajar yah. * ngehibur diri biar seneng *. Hi5.
Ehhhmmmmm mgkn baru itu ajah yang Zaki bisa dan masih proses belajar. Selebihnya, pasti bisa. Cuma tinggal nunggu waktunya ajah sambil terus di stimulasi. Tiap anak kan unik dan beda2 perkembangannya. Bukan begitu ?. Ingat sahabat pernah bilang, kalo kita jangan fokus ke 'GA BISA' nya anak kita ajah. Tapi akan lebih semangatin hati, kalo kita juga mengingat apa yang anak kita bisa. Jadi ga terlalu harus target begini begitu. Kita juga harus mikirin perasaan anak kita gimana kan, yang terpenting dari itu smua, yang penting anak kita happy. Tanpa paksaan harus ikuti smua keiinginan kita akan target itu. Jadi waktu pasti akan trasa lebih menyenangkan bersamanya nti. Smangatttttttttt...;-)

Ayah Bunda cayank kamu. Terus smangat yah cayank jalani apapun karena Zaki pasti bisaaaaaaaaaa. Muuuaaaahhh...;-*

Minggu, 20 November 2011

Saat pertama kali melihatnya ( lagi )


Sabtu, 19 November 2011 lalu, akhirnya untuk pertama kalinya aku mendatangi kembali Dr. Oni Khonsa. Dimana kabar tentang beliau adalah fans nya banyak banget. Jadi kita harus rela antri lama dan siap dapet nomor urutan puluhan. Tapi tenang ajah, smua capek itu akan terbayar begitu ketemu sama beliau.

Ya, sapaan hangatnya, obrolan ringannya bahkan kata-katanya yang slalu menenangkan hatiku ini ( Baca : emak-emak parnoan ), masih teringat di ingatan begitu kita meninggalkan ruangannya. Dan alhamdulillah, hari itu aku dapet nomor antrian 1. Ini smua gara2 si Ayah yang rela antri dari jam 6 pagi saat loket pendaftaran baru dibuka jam 7 pagi. He5. Dia bersama para suami2 yang lagi antri juga. Jadi bisa dipastiin, si Ayah ga BT sendirian karena ada temen senasib. Hi5...

Dan hari itu, beliau dateng ontime. Jadi pas kita dateng, kita ga perlu nunggu lama setelah ukur berat badanku saat ini 59 kg dan tensi 110 / 70. Ternyataaaaaa...rasa deg-degan memasuki ruangan itu belum berubah-ubah juga yah mpe sekarang. Ha5. Takut si Adek kenapa2 siy sebenernya, walopun secara kasat mata kita keliatan tenang. Padahal oh padahal di hatinya. He5. * ambil nafas dalem-dalem *

Pintu itu pun dibuka dengan ucapan salam dan sapaan pertama beliau 'Isi lagi niy ?'. Ha5 iyah Dok. * malu tutup muka *. Ngobrol2 sebentar trus lanjut deh ke acara USG perut. Inilah Si Adek...


Saat ini usia 8 minggu ( dihitung dari HPHT ( Hari Pertama Haid Terakhir )), ukuran 1,4 cm dan Alhamdulillah ada di dalam rahim dan udah keliatan kelap-kelip denyut jantungnya. Alhamdulillah Ya Allah...;-)

Trus pertanyaan lanjutan pun dimulai, boleh ga menyusui saat lagi hamil ? Beliau bilang ga masalah slama ga ada keluhan, ga ada pendarahan ataupun ga ada riwayat keguguran. Walopun akhirnya beliau bilang, harus pelan2 disapih agar anaknya bisa mandiri. Jadi ibunya dulu yang harus ikhlas agar proses penyapihannya nti ga susah. * dalem banget ini kata2 *. Iyah Dok, doain smoga bisa yah * mulai berkaca-kaca *.

Smoga si Adek slalu sehat, kehamilan ini lancar sampe nanti dan smoga juga proses penyapihan Zaki nanti bisa sukses aku lakukan. Amiin amiin amiin. Doakan diriku yah teman-teman...;-*

Minggu, 13 November 2011

Hal terindah adalah...

Saat 10 hari lagi menuju 2 tahunnya ( 12 November 2011 lalu ), akhirnya Zaki memanggilku dengan jelas 'BUN' dan dengan lengkap juga memanggil 'AYAH'. Rasanya gimana yah ? Terharu, senang, bahagia, smua jadi satu. He5. Ternyata begini yah rasanya. Kenapa siy aku kok segitu senengnya, abisnya kemaren dia lebih sering memanggilku 'NEN' atau jarang2 dengan 'NDA'. Dan sekarang kata depannya udah berhasil dia ucapkan. Alhamdulillah ya Allah...;-)

Kalau aku perhatikan, menuju tahun keduanya ini perkembangan kosakatanya dia bertambah. Biasanya diikuti oleh kata yang mirip2 entah akhiran atau awalannya. Dan kalo kita mencari-cari kata baru, ada beberapa kata yang udah bisa langsung dia ucapkan. Jadi ga boleh sembarangan lagi ngomong kata2 yang aneh di depan Zaki, karena dia udah jadi peniru sejati apa yang kita ucapkan. * note to my self *

Untuk gabungan kalimatnya sendiri belum banyak, hanya baru terdiri dari 2 kata ajah seperti :
  • Mam Kue
  • Ada Adik
  • Mam Puding
  • Nen Udah
  • Bun Bobo
  • Dapat Teman
  • Ke Gang
  • Mba Nunung
  • Mam Apuk --->>> Makan Kerupuk
  • Teh Teh --->>> Minta Teh
  • Tak Ada
  • Ini Apa
  • Itu Apa

Untuk kosakatanya, pelan-pelan juga nambah dan ada yang mirip-mirip :
  • ADZAN
  • JAJAN
  • GEDUNG
  • DUDUK
  • ADUH
  • NEN ( Bunda, Minum )
  • NDEN ( ondel-ondel )
  • NDA ( Bunda )
  • BUN ( Bunda )
  • BUAH
  • PAK BU
  • ABU-ABU
  • APUK ( Kerupuk )
  • AYAH
  • UDAH
  • DADAH
  • MBAH
  • MBA NUNUNG
  • ABANG
  • BANGKU
  • KE GANG
  • KE BANK
  • TERKADANG
  • BUANG
  • GAMPANG
  • KUMBANG
  • KUBAH
  • KUCING
  • APA APA APA
  • Ini Apa
  • OMA
  • OPA
  • DINDING
  • PUDING
  • ADE
  • EE ( pup )
  • KUE
  • TEH
  • ADA DEH
  • KUKU
  • KAKI
  • KAKAK
  • KAKEK
  • KENA
  • BAPAK
  • NENEK
  • AKU
  • KAMU
  • TINGGI
  • TIANG
  • UBIN
  • UANG
  • TAK ADA ( ga ada )
  • PAK MBEM
  • UP ( kakek, balon )
  • DEKAT
  • BOBO
  • MAM ( makan )
  • MAMA
  • PAPA
  • ADIK
  • PETIK

Ekspresi :
WUIH
OH
YAH
UH
WING

Ternyata kalo kita ucap yang mirip2 kaya 'KUBAH' atau 'KUMBANG', dia bisa langsung ucapkan. Jadi kayanya emaknya perlu rada kreatif juga deh niy buat cari kata2 yang mirip. Pas Zaki udah bisa ngucap, gantian kite yang bingung mau ajarin kata apa lagi yang ada unsur 'KU' dan 'BA' nya. Ha5. * kurang kreatif banget *. Kayanya bakal sering2 intip www.kamusbesar.com deh niy. Yuk mariiii...;-)

Senin, 07 November 2011

Menyusui Saat Hamil dan Tandem Nursing

Salah satu sahabat pernah bilang kalo kehamilan kedua itu lebih banyak tantangannya. Sempet mikir apa siy yang nanti akan dihadapi ?. Banyak yah pastinya. He5. Tapi hal itu ga membuat diriku mundur untuk segera merasakan keajaiban di kehamilan kedua ini.

Dan ternyata jawaban itu segera kudapati ketika banyak orang tau bahwa diriku hamil. Respon dari mereka cukup menyenangkan hati, namun ada juga beberapa respon yang sangat sangat menguji kesabaran. Dan awalnya aku hanya bisa diam, beberapa kujawab dengan jawaban seadanya trus melengos pergi namun meninggalkan duka mendalam. * berlebihan. Hi5 *. Inilah respon mereka :

'Iiihhhh ga KB yah, kok hamil lg ?. Yang KB ajah suka ada yang kebobolan'
'Kok masih nyusuin siy, ASInya kan udah jd darah tuh'
'Kasian bgt dedeknya ga dpt nutrisi'
'Nanti bisa kontraksi lho rahimnya kalo sambil nyusuin'
'Anak pertama brp tahun, kok jaraknya deket amat'
'Ih anaknya nanti susah disapih tuh, pasti nanti jadi manja deh. Ajarin ngalah dong sama adeknya mulai dari sekarang'

Hei hei hei sekarang kan udah jamannya kita tau smuanya. Ga cuma modal 'katanya katanya'. * mulai sewot *. Dan seolah-olah tuh dengan komen mereka yang peduli akan kehamilan aku, kesannya jadi sedikit 'MAKSA' agar aku segera menyapih zaki. Dan alhamdulillah sampe dengan saat ini zaki masih NEN. Namun waktunya hanya pas mau bobo atau saat dia cuma pengen dipeluk2 ajah. Jadi NEN nya cuma sekedar nempel sebentar trus dia maen lagi. Siapa yang tega, liat mimik mukanya bilang 'NEN NEN NEN' sambil narik2 tanganku untuk ajak NEN dikursi atau tempat tidur. Yups, sayangnya aku tidak pernah bisa menolak ajakan itu dan lebih ga tega lagi kalo harus melakukan cara2 ekstrim yang sedikit membohongi atau memaksa zaki untuk tiba2 ga NEN. Jujur, aku ga bisa...

Akhirnya aku cari info sebanyak-banyaknya lewat googling tentang 'Boleh ga siy menyusui saat lagi hamil ?'. Ternyata banyak lho yang pernah ngalamin ini.

Sumber : disini

Saat menyusui, tubuh ibu memang menghasilkan hormon oksitosin yang dapat merangsang kontraksi rahim. Tetapi para ahli mengatakan bahwa kandungan ( rahim ) tidak responsif terhadap hormon ini sampai kehamilan 24 minggu. Dengan rahim yang sehat, maka oksitosin tidak cukup berfungsi menyebabkan kontraksi, kecuali kehamilan sudah usia maksimal dan leher rahim ada gangguan. Beberapa sumber bilang kalau menyusui saat hamil sebaiknya tidak dilanjutkan, tapi ada juga beberapa yang bilang tidak masalah dilanjutkan dengan alasan dan faktanya dengan beberapa catatan yang harus diperhatikan :

  • Menurut Pakar ASI, dr. Eveline PN, SpA dari RS St. Carolus Jakarta, jika kehamilan ibu dinyatakan sehat oleh dokter, go ahead, teruskan menyusui. “Secara alami, tubuh akan memprioritaskan pemberian zat gizi kepada janin yang sedang tumbuh, tanpa mengurangi porsi yang dibutuhkan untuk membentuk ASI,” yakin sang dokter.
  • Beberapa penelitian menyimpulkan, sepanjang ibu sehat, tidak ada teori yang “memvonis” menyusui dapat memicu keguguran atau persalinan prematur.
  • Ada ibu yang takut menyusui saat hamil karena adanya hormon oksitosin yang dilepas tubuh karena hormon ini merangsang kontraksi rahim. Padahal, rahim memiliki daya tahan cukup kuat untuk mencegah efek hormon oksitosin, tutur Eveline.
  • Secara umum ibu yang menyusui saat hamil tidak menghadapi permasalahan serius, jika memang kondisi badan dan kehamilannya sehat ( tidak ada riwayat prematur, perdarahan dll ). Tapi jika kemudian terjadi kontraksi yang cukup kuat, atau ada perdarahan, maka sebaiknya menyusui segera dihentikan.
  • Dengan rahim yang sehat, maka oksitosin tidak cukup berfungsi menyebabkan kontraksi, kecuali kehamilan sudah usia maksimal dan leher rahim ada gangguan.


Dan menurut Dr. Didi, Spog di webnya, Saat proses kehamilan berlanjut maka ASI akan berubah bentuknya kembali menjadi kolostrum, yaitu saat usia kehamilan 4 - 5 bulan. Akibat perubahan ini maka bayi yang sedang menyusui akan merasakan adanya perubahan ini. Disamping itu juga jumlahnya menurun. Maka bayi sering dengan sendirinya akan berhenti nga-ASI. Namun tidak jarang ada juga bayi yang masih mau terus lanjut. Tidak perlu dihentikan dan tidak usah khawatir untuk melanjutkannya.

Subhanallah banget yah. Allah SWT telah mengatur smuanya...;-)

Dan menurut Dr. Sylvia Haryeny, disini :
Kolostrum akan mulai diproduksi pada trimester III kehamilan sampai hari ketiga atau keempat setelah persalinan. Ketika seorang ibu melahirkan bayinya dan kemudian plasenta terpisah dari rahim, produksi hormon-hormon laktasi akan mulai bertambah banyaknya. Kemudian pembentukan ASI akan berlanjut mulai dari produksi kolostrum sampai dengan produksi ASI.

Banyak ibu yang khawatir apakah aman bila anak mereka yang lebih besar tetap menyusu saat dirinya hamil ?

Tetap menyusui saat akhir kehamilan ( saat kolostrum sudah mulai diproduksi ) dapat juga memberikan manfaat bagi anak yang lebih besar. Karena kolostrum mengandung ekstra nutrien dan antibodi yang dapat meningkatkan daya tahan tubuh anak tersebut ( immune boost ).

Kolostrum akan diproduksi sesuai dengan kebutuhan artinya sesuai suplai dengan kebutuhan sehingga Ibu akan memproduksi kolostrum yang cukup untuk kedua anaknya, termasuk yang didalam kandungan. Sehingga menyusui saat hamil tidak mempengaruhi kebutuhan bayi yang akan lahir untuk mendapatkan kolostrumnya.

Setelah bayi lahir, pada beberapa hari pertama pastikan bayi tersebut mendapatkan kolostrum terlebih dahulu sesuai dengan kebutuhannya. Dengan menyusuinya lebih dahulu baru kemudian anak yang lebih besar.

Kandungan zat gizi pada kolostrum berbeda dengan ASI, sehingga rasanya pun berbeda. Hal ini sering menyebabkan anak yang lebih besar tidak lagi menyukai ASI ibunya ( kolostrum ) dan bisa saja mereka akan menyapih sendiri.

Sumber lebih lengkap tentang menyusui saat hamil bisa dilihat di webnya AIMI dan ini cerita ibu yang melakukan tandem nursing slama 2 kali berturut-turut. Subhanallah...;-)

Ehhmmmm, jawaban-jawaban yang cukup menenangkan bukan ? Bismillah yah untuk tetap menyusui Zaki saat aku hamil dan berdoa smoga Zaki nti bisa menyapih dirinya sendiri jadi aku ga perlu Tandem Nursing ( Tandem nursing merupakan keadaan dimana seorang ibu menyusui 2 anak sekaligus, bayi yang baru lahir dan si kakak lebih tua yang masih menyusui dengan cara menduhulukan pemberian asi kepada si bayi baru kepada si kakak ).

Tapi kalopun nanti harus Tandem Nursing setelah adeknya Zaki lahir, ya Bismillah lagi. He5. Soale kan aku belum tau nanti cerita ke depannya gimana. Dan smoga juga kehamilan aku nanti dinyatakan sehat oleh dokter. Amiin amiin amiin. * belum cek ke dokter soale *

Yuuukkk mariiiii mulai sekarang sering-sering makan dan minum demi nutrisi cukup untuk Zaki dan si Adek. Biar mereka sama-sama sehat. He5 amiinnnnn...* ngunyah roti *...

Doakan diriku yah teman-teman. * peluuukkkkkkkkk *