Aku sadar waktunya akan datang, entah kapan dan memang segalanya harus dimulai. Berat, sangat berat. Apalagi saat2 terakhir ini, masa2 menyusui menjadi sangat2 menyenangkan. Dan aku belum ingin kehilangan moment indah itu bersamanya.
Sampe akhirnya timbul pertanyaan ? Apa memang sebenarnya aku yang belum siap, bagaimana kalo zaki sebenernya udah siap tapi aku yang menghalanginya ?...
Dan salah seorang sahabat pun bilang kalo :
'Rentang perkembangan anak itu panjang cha dan tiap2 perkembangan harus dia lewati. Sekarang zaki dah besar, dia harus melangkah ke tahap perkembangan berikutnya. Jangan sampe dengan lo sulit menyapih dia, jdnya malah menghambat perkembangannya'.
Langsung tersentak oleh kata2nya. Dan apa yang ia katakan memang benar. Mungkin rasa inilah yang dirasakan ortu kita saat kita diambil oleh suami kita kali yah. Ehm, begitu banyak tahap ikhlas yang harus dilewati, karena setelah proses Weaning ini, kita juga akan merasakan ikhlas yang sama saat mereka sekolah, mereka kuliah jauh, mereka menikah atau bahkan saat mereka udah ga ada. * tiba2 sedih *
Ya, kita dihadapi oleh keadaan dimana kita tidak boleh menghalangi mereka untuk menuju tahap selanjutnya. Menerima, mendukung, mendoakan dan ikut bahagia tentunya saat mereka juga bahagia.
@kata2bijak pun bilang : Kita tak kan pernah tau jika tak pernah mencobanya tetapi mencoba pun harus dengan persiapan yang matang.
Dan dengan terlebih dahulu menyiapkan hati untuk ikhlas, bismillah Bunda mencoba untuk menyapih kamu yah cayank. Demi kebaikan kamu, demi perkembangan kamu, smua demi kamu. Biarlah kebersamaan kita dulu menjadi sesuatu yang indah untuk dikenang, bukan sesuatu yang harus Bunda tangisi ( lagi ). Kamu tau, Ayah dan Bunda slalu sayang kamu...;-*










0 komentar:
Poskan Komentar