Minggu, 27 November 2011

Weaning With Love in 2 years


Slalu teringat kata2 dokter Oni saat aku mengunjungi beliau beberapa waktu lalu, dia bilang kalo aku harus menyiapkan hatiku dulu untuk melakukan tahap awal penyapihan. Ya, aku harus IKHLAS menyapih Zaki, agar proses penyapihan bisa berjalan lancar. 1 kata yang pada prakteknya sulit dilakukan bukan ?. Ehhmmmm...* tarik nafas panjang *

Menuju 2 tahun, Zaki udah bisa memanggil aku lengkap dengan panggilan 'BUNDA'. Jadilah setiap keinginan dia yang masih terdiri dari 2 kalimat, slalu dia ungkapkan. Entah 'Bunda mam','Bunda gamban ( gambar )','Bunda takut','Bunda gendong' ataupun 'Bunda Nen', dll. Dan bisa dipastikan kalimat terakhir itu * MASIH * bikin hatiku hancur berkeping-keping jika aku ga bisa memenuhinya. * maklebay *. Apakah ini b'ati aku belum siap yah ?. Tapi siapa yang bisa menolak panggilan mesra itu ?. Mengingat Zaki memanggil 'BUNDA' ajah udah bikin hatiku kangen banget, apalagi saat aku mendengar langsung dari mulutnya. *luluh seketika pertahanan*

Tapi aku harus tetap mencoba, karena kalo bukan aku yang memulai, pasti cerita ini ga akan ada habisnya. Dan menuju 2 tahun, proses weaning inilah yang aku coba :

  • Setiap Zaki bilang 'Bunda Nen', aku mengalihkan perhatiannya dengan bilang 'Zaki mau minum ?, tunggu yah Bunda mau ambil gelas dulu untuk Zaki minum'. Jadi aku mencoba untuk mengubah mindsetnya dari langsung menyodorkan NEN ke memberinya gelas untuk dia minum air putih. Noted : Kadang berhasil, kadang ga. Teteup ujung2nya NEN juga.
  • Tidak memaksanya untuk tidur malam lebih cepat alias tunggu saat dia bener2 ngantuk. Jadi sebelumnya bisa ajak maen dulu, ajak baca buku, ajak mewarnai atau suka2 dia ajah. Dan saat dia udah ngantuk banget, nti dia bilang 'Bunda bobo'. Aku ga nawarin NEN sampe akhirnya dia yang bilang 'Bunda NEN' dan teteup masih nempel sebentar trus bobo.
  • Bikin dia kenyang sebelum bobo. Bisa makan camilan berat ataupun yang ringan. Jadi saat mau bobo malem, NEN cuma sebentar trus bobo.

Dan perubahan yang terjadi di bulan ini adalah saat Zaki udah ga mau ngelanjutin NEN nya lagi pas mau bobo malem, dia bilang sendiri 'UDAH'. Trs abis itu dia angkat bajunya, usap2 tangannya ke dadanya. Yang artinya, Bunda suruh usap2 punggung atau dadanya sampe dia bobo sendiri. Biasanya Zaki langsung balik badan posisi nyamping atau tengkurep, biar Bunda bisa usap2 punggungnya dan tatapan mesra berlanjut dengan menyuruh Bunda untuk nyanyi. Biasanya kaki dan tangannya Zaki juga ikutan nemplok. Dan ga lama dia merem sendiri...

Setelah baca doa, hypno pun terus dilanjutkan dengan kata2 'Zaki udah besar sekarang, kalo udah besar minumnya pake gelas. Jadi ga minta NEN Bunda lagi. Tapi Zaki ga usah kuatir, walopun Zaki ga NEN Bunda lagi, Bunda teteup sayang sama Zaki. Kita teteup bisa peluk2 nanti. Sambil Bunda nyanyi lagu kesukaan Zaki, sambil bacain cerita, sambil elus2 punggung Zaki nti. Bunda sayang kamu'. Dan berakhir dengan pendaratan ciuman di pipinya. * plus butiran2 mengalir deras *.

Tiap tujuan, pasti perlu proses kan yah. Aku yakin akan ada perubahan2 tiap proses weaning ini di tiap bulannya. Jadi teteup berusaha tanpa paksaan dan tanpa kebohongan karena waktu penyapihan itu pasti akan datang. Entah kapan...;-)

0 komentar: