Salah satu sahabat pernah bilang kalo kehamilan kedua itu lebih banyak tantangannya. Sempet mikir apa siy yang nanti akan dihadapi ?. Banyak yah pastinya. He5. Tapi hal itu ga membuat diriku mundur untuk segera merasakan keajaiban di kehamilan kedua ini.
Dan ternyata jawaban itu segera kudapati ketika banyak orang tau bahwa diriku hamil. Respon dari mereka cukup menyenangkan hati, namun ada juga beberapa respon yang sangat sangat menguji kesabaran. Dan awalnya aku hanya bisa diam, beberapa kujawab dengan jawaban seadanya trus melengos pergi namun meninggalkan duka mendalam. * berlebihan. Hi5 *. Inilah respon mereka :
'Iiihhhh ga KB yah, kok hamil lg ?. Yang KB ajah suka ada yang kebobolan'
'Kok masih nyusuin siy, ASInya kan udah jd darah tuh'
'Kasian bgt dedeknya ga dpt nutrisi'
'Nanti bisa kontraksi lho rahimnya kalo sambil nyusuin'
'Anak pertama brp tahun, kok jaraknya deket amat'
'Ih anaknya nanti susah disapih tuh, pasti nanti jadi manja deh. Ajarin ngalah dong sama adeknya mulai dari sekarang'
Hei hei hei sekarang kan udah jamannya kita tau smuanya. Ga cuma modal 'katanya katanya'. * mulai sewot *. Dan seolah-olah tuh dengan komen mereka yang peduli akan kehamilan aku, kesannya jadi sedikit 'MAKSA' agar aku segera menyapih zaki. Dan alhamdulillah sampe dengan saat ini zaki masih NEN. Namun waktunya hanya pas mau bobo atau saat dia cuma pengen dipeluk2 ajah. Jadi NEN nya cuma sekedar nempel sebentar trus dia maen lagi. Siapa yang tega, liat mimik mukanya bilang 'NEN NEN NEN' sambil narik2 tanganku untuk ajak NEN dikursi atau tempat tidur. Yups, sayangnya aku tidak pernah bisa menolak ajakan itu dan lebih ga tega lagi kalo harus melakukan cara2 ekstrim yang sedikit membohongi atau memaksa zaki untuk tiba2 ga NEN. Jujur, aku ga bisa...
Akhirnya aku cari info sebanyak-banyaknya lewat googling tentang 'Boleh ga siy menyusui saat lagi hamil ?'. Ternyata banyak lho yang pernah ngalamin ini.
Saat menyusui, tubuh ibu memang menghasilkan hormon oksitosin yang dapat merangsang kontraksi rahim. Tetapi para ahli mengatakan bahwa kandungan ( rahim ) tidak responsif terhadap hormon ini sampai kehamilan 24 minggu. Dengan rahim yang sehat, maka oksitosin tidak cukup berfungsi menyebabkan kontraksi, kecuali kehamilan sudah usia maksimal dan leher rahim ada gangguan. Beberapa sumber bilang kalau menyusui saat hamil sebaiknya tidak dilanjutkan, tapi ada juga beberapa yang bilang tidak masalah dilanjutkan dengan alasan dan faktanya dengan beberapa catatan yang harus diperhatikan :
- Menurut Pakar ASI, dr. Eveline PN, SpA dari RS St. Carolus Jakarta, jika kehamilan ibu dinyatakan sehat oleh dokter, go ahead, teruskan menyusui. “Secara alami, tubuh akan memprioritaskan pemberian zat gizi kepada janin yang sedang tumbuh, tanpa mengurangi porsi yang dibutuhkan untuk membentuk ASI,” yakin sang dokter.
- Beberapa penelitian menyimpulkan, sepanjang ibu sehat, tidak ada teori yang “memvonis” menyusui dapat memicu keguguran atau persalinan prematur.
- Ada ibu yang takut menyusui saat hamil karena adanya hormon oksitosin yang dilepas tubuh karena hormon ini merangsang kontraksi rahim. Padahal, rahim memiliki daya tahan cukup kuat untuk mencegah efek hormon oksitosin, tutur Eveline.
- Secara umum ibu yang menyusui saat hamil tidak menghadapi permasalahan serius, jika memang kondisi badan dan kehamilannya sehat ( tidak ada riwayat prematur, perdarahan dll ). Tapi jika kemudian terjadi kontraksi yang cukup kuat, atau ada perdarahan, maka sebaiknya menyusui segera dihentikan.
- Dengan rahim yang sehat, maka oksitosin tidak cukup berfungsi menyebabkan kontraksi, kecuali kehamilan sudah usia maksimal dan leher rahim ada gangguan.
Dan menurut Dr. Didi, Spog di webnya, Saat proses kehamilan berlanjut maka ASI akan berubah bentuknya kembali menjadi kolostrum, yaitu saat usia kehamilan 4 - 5 bulan. Akibat perubahan ini maka bayi yang sedang menyusui akan merasakan adanya perubahan ini. Disamping itu juga jumlahnya menurun. Maka bayi sering dengan sendirinya akan berhenti nga-ASI. Namun tidak jarang ada juga bayi yang masih mau terus lanjut. Tidak perlu dihentikan dan tidak usah khawatir untuk melanjutkannya.
Subhanallah banget yah. Allah SWT telah mengatur smuanya...;-)
Dan menurut
Dr. Sylvia Haryeny,
disini :
Kolostrum akan mulai diproduksi pada trimester III kehamilan sampai hari ketiga atau keempat setelah persalinan. Ketika seorang ibu melahirkan bayinya dan kemudian plasenta terpisah dari rahim, produksi hormon-hormon laktasi akan mulai bertambah banyaknya. Kemudian pembentukan ASI akan berlanjut mulai dari produksi kolostrum sampai dengan produksi ASI.
Banyak ibu yang khawatir apakah aman bila anak mereka yang lebih besar tetap menyusu saat dirinya hamil ?
Tetap menyusui saat akhir kehamilan ( saat kolostrum sudah mulai diproduksi ) dapat juga memberikan manfaat bagi anak yang lebih besar. Karena kolostrum mengandung ekstra nutrien dan antibodi yang dapat meningkatkan daya tahan tubuh anak tersebut ( immune boost ).
Kolostrum akan diproduksi sesuai dengan kebutuhan artinya sesuai suplai dengan kebutuhan sehingga Ibu akan memproduksi kolostrum yang cukup untuk kedua anaknya, termasuk yang didalam kandungan. Sehingga menyusui saat hamil tidak mempengaruhi kebutuhan bayi yang akan lahir untuk mendapatkan kolostrumnya.
Setelah bayi lahir, pada beberapa hari pertama pastikan bayi tersebut mendapatkan kolostrum terlebih dahulu sesuai dengan kebutuhannya. Dengan menyusuinya lebih dahulu baru kemudian anak yang lebih besar.
Kandungan zat gizi pada kolostrum berbeda dengan ASI, sehingga rasanya pun berbeda. Hal ini sering menyebabkan anak yang lebih besar tidak lagi menyukai ASI ibunya ( kolostrum ) dan bisa saja mereka akan menyapih sendiri.
Ehhmmmm, jawaban-jawaban yang cukup menenangkan bukan ? Bismillah yah untuk tetap menyusui Zaki saat aku hamil dan berdoa smoga Zaki nti bisa menyapih dirinya sendiri jadi aku ga perlu Tandem Nursing ( Tandem nursing merupakan keadaan dimana seorang ibu menyusui 2 anak sekaligus, bayi yang baru lahir dan si kakak lebih tua yang masih menyusui dengan cara menduhulukan pemberian asi kepada si bayi baru kepada si kakak ).
Tapi kalopun nanti harus Tandem Nursing setelah adeknya Zaki lahir, ya Bismillah lagi. He5. Soale kan aku belum tau nanti cerita ke depannya gimana. Dan smoga juga kehamilan aku nanti dinyatakan sehat oleh dokter. Amiin amiin amiin. * belum cek ke dokter soale *
Yuuukkk mariiiii mulai sekarang sering-sering makan dan minum demi nutrisi cukup untuk Zaki dan si Adek. Biar mereka sama-sama sehat. He5 amiinnnnn...* ngunyah roti *...
Doakan diriku yah teman-teman. * peluuukkkkkkkkk *
4 komentar:
temennya zayyan ada nih mamanya udah hamil 7bulan masih nenen.gapapa kok,baik2 aja..
semangaattttt!! ;)
Kata2mu menentramkan hati deh. Hi5. Siiippp. Smangaaattttt yah...;-*
Aku juga lagi hamil, sekarang udah 25 minggu. Nah ketahuan hamil waktu Aray 13 bulan. Sebulan kemudian aku weaning Aray. Sebenernya pengen juga tetep menyusui walaupun hamil. Tapi nanya ke dokter kandungan dan dokter anak, sebaiknya tidak menyusui. Tapi aku engga menyesal kok. Itu sebuah pilihan, supaya ketiga-tiganya tetap sehat.
Selamat, semoga lancar kehamilannya.
Dear Ayu, slameeeettt juga yah say. Moga2 dirimu juga sehat terus yah. Amiin amiin amiin...;-)
Poskan Komentar