Rabu, 27 Oktober 2010

Perkembangannya di bulan ke 11


Alhamdulillah ga trasa anak Bunda 1 bulan lagi akan mencapai tahun pertamanya. Insya Allah. Hihihi...ini dia perkembangannya :
  • Belum sempet ukur BB soale baru imunisasi lagi nti pas 1 tahun. Jadi moga2 ajah nti naek. Amiiinnn...
  • Suka jumput ( mengambil sesuatu hanya dengan ibu jari dan telunjuk ajah ) dan ini berlaku juga kalo pas Zaki lagi mimik dan tangannya itu mulai nyubit2 badan Bunda. Hihihi...
  • Merangkaknya mulai cepet2. Terutama kalo lagi ditinggal maen sendiri, langsung deh nyamperin orang2 minta ditemenin.
  • Mulai merambat dan kadang2 bisa berdiri tanpa pegangan dengan beberapa detik terus jatuh lagi. Belum berani melangkah sendiri. Hehehe gpp, pelan2 nti bisa yah cayank...
  • Kalo lagi di titah 2 tangan, mulai mau berjalan2 dengan langkahnya sendiri.
  • Makin ga bisa diem kalo lagi mandi. Tangannya sengaja dimaenin di aer biar jadi berisik. Hihihi. Jadilah baju Bunda basah kuyup gara2 ini...
  • Mulai mau sikat gigi walopun kadang2 kalo mau sikat gigi sendiri, ntu sikat malah di gigit2...
  • Suka nyium tiba2. Kalo kita lagi boboan, tau2 Zaki nyamperin kening ato pipi kita buat jadi sasaran mulutnya dia. Syiap2 basah deh. Hehehe...
  • Mulai tau ditinggal pergi. Kalo dia denger bunyi motor ato liat orang2 masuk mobil, langsung deh ngoceh2 minta ikut. Kalo pas dia lagi maen, langsung deh mencari sumber suara motor trus nyamperin.
  • Kata2 yang udah bisa diucapkan hingga saat ini 'Dadadadadada' , 'Tatatataatatata' , 'Papapapapapapa' , 'eh eh eh eh'
dan kondisi Zaki saat ini masih batuk pilek ( ketularan dari Bunda. Huhuhu ), demam naek turun. Demam udah dari hari minggu dan Selasa malam sempet mencapai 40,1 derajat. Akhirnya malam itu Bunda peluk terus sambil mimik in ASI, terus kompres dan lakuin skin to skin biar badan Zaki menyentuh perut Bunda. Alhamdulillah turun tapi dikit2. Rabu pagi ke dokter dan sempet jadi 37 derajat tapi Rabu malemnya balik lagi ke 39. Hari ini ga mau mimik ASIP, ga mau makan dan maunya digendong terus. Hiks...

Cepet sembuh yah cayank. Bunda pengen liat senyum kamu lagi, liat kamu maen ceria lagi, liat kamu makannya lahap, liat kamu mimiknya banyak, liat kamu merangkak kesana kemari, dll. Ya Rabb, angkatlah penyakitnya, jadikan ia kuat melewati ini smua dan kembalikanlah smua yang dulu pernah ada padanya karena aku sangat menyayanginya. Bunda luv u. Muuuaaaaahhh...;-)

Senin, 18 Oktober 2010

Sabar Tanpa Akhir

Yah mungkin yang namanya sabar itu tanpa akhir. Tapi rasa2nya kok yah utk direalisasikan di kehidupan nyata itu butuh perjuangan panjang. Apalagi kalo itu ada kaitannya sama anak kita sendiri. Ibaratnya kalo ada sesuatu sama Zaki, pasti Ayah & Bunda akan melakukan apa ajah untuknya...

Berawal dari ketidakjujuran untuk mengakui kesalahannya dan akhirnya kita berikan kesempatan padanya dengan harapan bisa berubah dan lagi2 ia tidak jujur. Bahkan saat buah hati Bunda harus mengalami hal yang tidak seharusnya, ia pun masih tidak jujur untuk mengakui kalo itu adalah perbuatannya...

Akhirnya Allah SWT tunjukkan smuanya, saat smua yang ia sembunyikan terungkap dan hal itu membuat kita tidak bisa bahkan sulit untuk menerima dia lagi...

Salahkah Bunda ?... Kurang sabar kah Bunda ?...

Rasanya hati ini sakit sekali setelah mengetahui smuanya. Tapi Bunda bersyukur akhirnya ia memutuskan untuk pulang ke kampung halamannya dan itu artinya belum ada yang menggantikan posisinya. Jadi kalo ada info2 ART ato ada mba yang bisa urus baby, maaauuuuuu yaaahhhh dikabarin...Maaci maaci...;-)

Zaki sama siapa sekarang ?. Kebeneran ada si mba satu lagi yang biasa urus rumah dan dengan sangat terpaksa menggantikan posisi utk urus Zaki sementara. Dan anehnya, zaki jadi lebih anteng, jarang nangis, ceria, bobonya lebih lama dan makan minumnya jadi banyak. Ga kaya sebelumnya waktu sama si dia. Mungkin baby tau kali yah mana orang baik, mana orang ga baik. Hihihi lebay...;-)

Yang penting saat ini Zaki baek2 ajah dan smoga nanti akan ada si mba yang baik hati yang juga sayang sama Zaki. Amiinnn amiinnnn amiinnnn...^_^

Walopun sulit, tapi nanti pasti ada kan yah...entah kapan...;-?

Senin, 11 Oktober 2010

Saat ikatan batin itu terjadi

Senin, entah kenapa Bunda gelisah dari pagi. Rasanya ada sesuatu yang mengganjal di hati dan ga tau itu apa. Langsung Bunda telpon kerumah untuk menanyakan keadaan Zaki. Dan orang rumah bilang Zaki tadi sempet nangis menjerit ga kaya biasanya. Bunda tanya kenapa dan orang rumah bilang Zaki slalu memegang2 telinganya. Mungkin gatel ato sakit kali yah...

Senin malam, perasaan Bunda belum tenang. Dan saat menyusui Zaki, Bunda liat telinganya kok bersih ?. Padahal kemaren kotor banget. Ayah ga sempat bersihin. B'ati ada seseorang yang telah membersihkannya kemaren. Dan saat Bunda liat kuping kanannya, tiba2 Bunda liat ada darah segar di daun telinga luar dan di dalamnya. Bunda kageeettttt. Kok bisa ?. Pasti ada luka dan ada yang telah mengorek2 telinganya Zaki...Sediiihhhhhhh bgt rasanya liat telinga Zaki berdarah kaya gitu. Bunda berusaha tenang walopun Bunda takuuutttttttttt bgt sesuatu terjadi sama Zaki. Bunda ga mau Zaki kenapa2. Bunda sayang Zaki...Hiks...Mau ke THT malam itu tapi bingung, kemana dan dimana...;-(

Akhirnya Ayah & Bunda memutuskan untuk ke THT hari ini. Dan pas masuk ruangan dokternya, malah diomelin 'Jangan pernah membersihkan telinga bayi sendiri tanpa tau kedalamannya. Takutnya gendang telinganya luka karena telinga bayi sensitif banget. Kalo mau hanya telinga bagian luar ajah'

Langsung deh Zaki Bunda dekap kaki dan tangannya untuk dokter periksa. Nangis kejer pas telinganya disedot dan diobatin * ga tega banget dengernya *. Hiks. Trus dokter bilang 'GENDANG TELINGANYA LUKA'. Untungnya hanya di pinggiran, bukan di bagian tengah yang utama. Karena resikonya pendengarannya terganggu. Dan alhamdulillah, kasus pada bayi, gendang telinga yang luka itu cepat tertutup. Akhirnya dokter memberikan obat tetes dan kontrol lagi minggu depan. Moga2 tidak terjadi apa2 yah nti. Amiiinnnnn...

Tambahan info tentang TELINGA dari sini :
Telinga kita punya mekanisme yg canggih. Termasuk sistem pembersihan sendiri. Ia akan mengeluarkan kotoran ke liang telinga luar. Begitu juga saat ia kemasukan air, maka ia akan mengeluarkannya beberapa saat kemudian.
Pertama, jangan mengorek kotoran telinga bayi menggunakan cotton bud. Selain kapas dari cotton bud bisa tertinggal di dalam telinganya, bila Anda tak hati-hati, bisa-bisa selaput gendang telinga si kecil tertusuk. Kalau sudah begitu, fatal akibatnya!

Lagi, mengorek telinga justru akan mengakibatkan terdorongnya getah telinga (serumen) ke bagian telinga yang lebih dalam. Secara alamiah, getah telinga ini akan diproduksi lagi. Jika pengorekan dilakukan terus-menerus, getah yang terdorong akan menumpuk dan menyumbat, sehingga pendengaran pun bisa menurun karena gelombang suara tak bisa disalurkan dengan baik.

Tak hanya itu, mengorek telinga juga bisa mengakibatkan perbenturan sebab telinga bayi bentuknya bersudut. Perbenturan ini akan mengakibatkan pembengkakan atau perdarahan. Pengorekan yang terlalu keras atau dalam juga bisa mengakibatkan trauma, ditambah dinding telinga bayi mudah berdarah.
Kedua, sama dengan organ tubuh lain, kuping si kecil juga perlu dibersihkan. Nah, dalam hal ini, Moms cukup membersihkan telinga bagian luarnya saja, yang terlihat oleh mata. Tak usah membersihkan hingga jauh ke dalam lubang atau liang telinga.

Kalau mencoba membersihkan sampai ke liang telinga, sebagian besar kotoran malah akan terdorong masuk ke bagian lebih dalam, yakni gendang telinga. Sehingga kotoran bisa menumpuk dan membatu, apalagi kalau jenis kotorannya kering dan keras.

Bila tak hati-hati, cotton bud atau alat pengorek lain pun bisa melukai kulit atau gendang telinga, sehingga menyebabkan infeksi. Kasus gangguan telinga pada balita lantaran cara membersihkan telinga yang salah ini cukup banyak terjadi. Infeksi ini sering menimbulkan demam.
Membersihkan kotoran telinga di dalam liang telinga hanya boleh dilakukan oleh ahlinya. Kalau diketahui ada kotoran yang telah mengeras di dekat gendang telinga si kecil, segera periksakan ke dokter ahli THT untuk dikeluarkan.

Biasanya dokter akan memberikan obat tetes telinga ( karbol gliserin 10 persen ) untuk memecahkan kotoran tersebut. Kotoran yang sudah pecah disemprot atau dikorek keluar dengan alat khusus. Nah, infeksi yang barang kali timbul lantaran iritasi kotoran itu diatasi dengan pemberian obat antibiotika.
Tip Membersihkan Kuping si Kecil

Moms pernah merasa was-was saat akan membersihkan telinga si buah hati? Jangan takut! Selama tahu caranya dan melakukan dengan benar, telinga si kecil dijamin akan bersih. Otomatis, pendengarannya pun tak akan terganggu. Yuk, simak tip berikut!

1. Sehabis si kecil mandi, cukup lap liang telinga luarnya dengan tisu kering.
2. Senandungkan lagu-lagu lembut dan ajak si kecil "bercakap-cakap", agar kegiatan membersihkan telinga menyenangkan hatinya.
3. Basahi baby's cotton bud khusus atau kapas bulat dengan air hangat terlebih dahulu. Pegang kepala si kecil, lalu bersihkan bagian depan, lekukan dalam daun telinga, dan belakang daun telinganya dengan hati-hati. Lakukan hal yang sama untuk telinga lainnya. Setelah usai, keringkan telinga si kecil dengan handuk atau kain yang lembut.
4. Hindari penggunaan cairan kimia ( baby oil atau minyak telon) untuk membersihkan telinga bayi karena kadang-kadang menimbulkan iritasi atau membuat kulit tambah berminyak.
5. Jangan membersihkan telinga dengan cara mengoreknya, baik menggunakan cotton bud maupun benda lain. Bersihkan telinga bagian luar saja, karena telinga bagian luar terdiri dari daun telinga dan lubang telinga. Kerangka daun telinga dan sepertiga bagian luar lubang telinga terdiri dari tulang rawan yang elastis, sehingga aman untuk dibersihkan.
6. Usahakan agar anak mengunyah makanan atau mengisap dot secara benar. Mengunyah atau mengisap dot merupakan mekanisme alamiah tubuh untuk mengeluarkan kotoran dari dalam telinga...

Minggu, 10 Oktober 2010

Adetu tayank, Selamat yah...;-*

Kalo cerita tentang yang namanya Pernikahan, pasti deh ga ada habisnya. Dengan sgala keribetan yang ada, banyak kisah indah di dalamnya. Kalo Bunda disuruh ulang lagi prosesi akad dan resepsi , pasti Bunda jawab mau deh. Hihihi tapi dengan orang yang sama yah...^_^

Dan Alhamdulillah acara kemaren terlewati. Akhirnya lega juga * yang Nikah sapa, yang deg2an sapa *. Hihihi...Gimana yah ceritanya...Ini dia...;-)

Bunda udah siap2 dari jam 4 kurang dan entah kenapa tumben2nan Zaki juga ikut2an udah bangun jam 4 ( Biasanya kan jam 5 ). Trus setelah shubuh Bunda & rombongan 1 langsung menuju ke gedung untuk dirias. Zaki gimana ?. Zaki ikut dalam rombongan ke 2 bareng si mba nya, para mbah dan Ayah. Soale biar santai2 dulu dirumah, jadi berangkatnya jam 6 an dengan sebelumnya udah Bunda siapin 1 botol ASIP untuk diminum sebelum berangkat ke gedung. Dan setelah sampe sana, Zaki langsung sarapan burjo + pisang yang udah dibawa dari rumah...

Pas Akad dia malah bobo tapi keuntungannya adalah biar pas resepsi doi melek dan girang dengan harapan ga rewel lagi gara2 BT karena ngantuk. Jadi aman kan tuh walopun Bunda sedih Zaki ga ikut foto2 pas acara akad. Huhuhu...

Jam 09.30 Zaki bangun dan Bunda langsung mendandaninya dengan kostum jas baby yang nyarinya susye banget. Smua ol shop kosong stoknya dan akhirnya muter2 deh di ITC Cempaka Mas. Alhamdulillah dapet...

Jam 11 acara dimulai dan berdoa banget supaya pas kirab nti Zaki ga nangis. Jadi deg2an nti gimana2. Akhirnya prosesi kirab aman tapi......pas acara doa dan sambutan, Zaki mulai BT dan sukses nangis. Huhuhu akhirnya dibawa deh keluar ruangan biar anteng...

Setelah acara foto2 saudara kandung tanpa Zaki, ditengah2 acara Zaki ketemu sama orang2 yang dikenalnya, mulai deh anteng lagi dan Bunda ajak ajah makan semangka sama melon , amaaannnn jadinya. Hihihi...


Langsung deh pas doi lagi girang, Bunda ajak foto2 sama penganten dan keluarga. Tapi ada obatnya, yaitu sambil pegang2 bunga. Gpp deh yang penting Zaki anteng pas difoto. Hihihi syenangnyaaaaaa...* soale Zaki dari pagi blm sempet foto2 *

Acara Nikahan bawa baby ?. Seruuuuuu banget. Hihihi. Ada lho, moms yang dari rumah bawa ember, termos aer panas dan sgala peralatan mandi, peralatan makan dan smua isi lemari yang cakep2 dibawa smua ke gedung. Kaya orang mo pindahan ajah jadinya. Hahaha...* tinggal isi dapur ajah yang belum dibawa macam panci, dkk nya. Hahaha...*


Buat Farah dan Agung, Slamat Menempuh Hidup Baru yah. Smoga menjadi keluarga yang SAMARA, awet sampe kiki nini mpe punya anak, cucu & cicit dan smoga keluarga kalian slalu dirahmati Allah SWT. Amiiiiinnn...;-*

Kamis, 07 Oktober 2010

Tingkahmu membuatku slalu jatuh cinta

Alhamdulillah, ga trasa anak Bunda udah besar yah. Dan hari2nya sekarang diwarnai sama acara bermain. Pernah waktu itu seharian maen terus, bobo cuma sebentar dan mimik ASIPnya juga dikit banget. Akhirnya Bunda coba mengatur waktunya Zaki. Biar dia bisa makan, tidur, maen dan mimik ASIPnya ga makin menurun. Abis kalo kita turutin dia maen terus, bisa2 malemnya rewel ato hari itu rewel karena ngantuk...

Dan Bunda bahagia banget kalo bisa nemenin pas Zaki lagi maen walopun resikonya muka dan kacamata Bunda jadi sasaran dia buat di kruek2. Hahaha...dan otomatis si kamera ini juga ga bisa jauh2 karena Bunda ga mau melewati satu moment pun untuk mendokumentasikan Zaki. Hihihi...

Yuukkkk mari kita liat, apa siy maenan favoritnya Zaki...jatuh kepada .... :

Dari smua maenan, Zaki paling suka sama burung2an ini. Bunda dapet dipasar dan harganya cukup dengan seribu rupiah ajah. Tahan banting dan bisa diputer trus matuk2 deh ntu burung. Kondisi saat ini, sayap udah sering bongkar pasang, paruh dan kepala sering basah gara2 inceran masuk mulut dan yang paling tragis jemari kaki udah pada copot gara2 sering dilempar plus dibanting plus dipukul2. Hahaha...


Karpet warna warni ini sekarang udah jarang dipake karena Zaki mulai ga betah kalo duduk lama2. Dia lebih suka mengelilingi rumah di lantai atopun di karpet lebar sambil merangkak...


Kalo Bunda liat foto Zaki yang lagi melirik ini, jadi kaya takut Jambu aernya diminta sama orang. Hihihi...

Ternyata Zaki juga penyayang binatang. Terbukti saat Bunda nyodorin gambar kucing yang mirip banget sama aslinya, doi ga takut. Malah dicium2 ntu gambar. Hahaha...


Abis makan nasi, Zaki lanjut makan gelas. Sukses menyebabkan aernya tumpah kemana2 gara2 gelasnya dibalik. Hihihi...

Aku lapeerrrrr Bundaaaa. Makan sisir ajah boleh yaaahhh, kan aku udah mandi. Hihihi...


Si bebek setia menemani Zaki, jaga2 kalo Zaki mulai BT minta digendong saat makan. Kalo udah begini, mulutnya mulai mau deh tuh mangap2 lagi...;-)


Bunda lagi ngeprint dan Zaki mulai ngacak2 hasil print nan. Akhirnya Bunda dudukin ajah di kardusnya printer sambil Bunda dorong2 kaya mobil2an. Sukses bikin dia anteng dan girang banget. Hahaha...Pas kamu udah gede nti, moga2 jadi mobil beneran yah cayank. Biar kita bisa jalan2. Hihihi amiinnn...

Smua maenan dicuekin dan malah mengejar sebuah kardus Aqua tempat taro hasil print nan. Penasaran apa isinya dan akhirnya berhasil ngacak2 kertas itu sampe akhirnya keluar dari kardusnya. Hihihi...

Tadinya mo candid camera, tapi ternyata Zaki sadar kamera. Hihihi batal deh rencana awalnya...;-)

Cayank, Bunda kangeeeennnnnnnnnnnnn kamuuuuu. Muuaaahhhh...;-*